Keutamaan Lailatul Qadar dan Waktunya

Keutamaan Lailatul Qadar dan Waktunya

  1. Keutamaan Lailatul Qadar

Dibanding seluruh malam yang ada disepanjang tahun, lailatul qadar adalah yang paling utama. Lailatul qadar juga merupakan malam yang mulia yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan dan kebesaran. Hal ini didasarkan pada firman Allah Ta’ala dalam QS. Al-Qadr: 1-3

(3) شَهْرٍ أَلْفِ مِنْ خَيْرٌالْقَدْرِ لَيْلَةُ  (2) الْقَدْر لَيْلَةُ مَا أَدْرَاكَ وَمَا (1) الْقَدْرِ لَيْلَةِ فِي أَنْزَلْنَاهُ إِنَّا

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan (al Quran) ini pada malam Laitatul-Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul-Qadar itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 97: 3)

Keutamaan Lailatul Qadar dan Waktunya

Artinya, amal perbuatan pada malam ini lebih baik daripada amalan seribu bulan yang dikerjakan tidak pada malam lailatul qadar. Amalan yang dapat dilakukan dapat berupa shalat, tilawah dan dzikir. Di malam ini pula Allah menurunkan wahyu-Nya yang pertama kepada Nabi saw di gua Hira yaitu surat Al-Alaq.

 

  1. Waktu Malam Lailatul Qadar

Waktu lailatul qadar adalah pada sepuluh malam yang terakhir dari bulan Ramadhan. Tepatnya pada malam-malam ganjil dari bulan tersebut, yaitu malam dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh dan dua puluh sembilan. Hendaklah kaum muslim-muslimah mencarinya pada sepuluh malam  yang terakhir dari bulan Ramadhan secara keseluruhan, sebagaimana sabda Rasulullah saw,

رَمَضَانَ  خِرِمِنْ الْعَشْرِالْأَوَا الْوِتْرِمِنَ الْقَدْرِفِي  لَيْلَةَ  تَحَرَّوْا

 

“Carilah Lailatul Qadr itu pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan)”. (HR. Al Bukhari no. 1878)

Lailatul qadar ini seringkali jatuh pada malam kedua puluh tujuh, sebagaimana Ubay bin Ka’ab ra pernah bersumpah; bahwa lailatul qadar jatuh pada malam kedua puluh tujuh. Lalu ditanyakan kepadanya:”Dengan apa engkau mengetahui hal itu? Ubay menjawab: Aku mengetahuinya melalui tanda-tanda yang diberitahukan oleh Rasulullah, bahwa matahari akan terbit pada pagi harinya seperti bejana tembaga yang tidak memancarkan sinarnya.” (HR. Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

 

  1. Bangun dan Berdoa pada Malam Lailatul Qadar

Disunnahkan bagi kaum muslim-muslimah untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa pada malam lailatul qadar ini. Diriwayatkan dari Aisyah ra. Dimana ia pernah bertanya kepada Rasulullah:”Wahai Rasulullah, jika aku mau mendapatkan malam ini, maka dengan apa aku harus berdoa? Beliau menjawab, bacalah doa,

يعَنِّ فَاعْفُ لعَفْوَ تُـحِبُّ عَفُوٌّ إنَّكَ اللَّـهُـمَّ

 

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku.”

Demikianlah pembahasan tentang lailatul qadar. Semoga kita mendapatkan malam mulia ini yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan. Dan semoga dosa-dosa kita diampini oleh Allah swt.Aamiin…..

Incoming search terms:

  • lailatul qadar 2019